Rabu, 12 Oktober 2011

Kapiten Pattimura yang Sering Masuk Masjid

Kenyataan menggelitik tentang kondisi sedekah kita

Ketika saya mengikuti seminar dengan Pemateri Ust. Kemas Mahmud di Masjid Al-Furqon UPI dalam Pesantren Mahasiswa di bulan Ramadhan kemarin, beliau menuturkan, bahwa, bersikap hemat bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi kaya. Lho? “Hemat mungkin bisa meminimalisir pengeluaran kita, tapi tidak bisa membuat harta kita bertambah,” tutur beliau.
Lalu cara yang bisa menambah rezeki kita? Sedekah.

Islam mengajarkan untuk senantiasa menyisihkan sebagian hartanya (baca:bukan sebagian kecil) untuk diberikan kepada yang lebih membutuhkan atau disalurkan di jalan Allah. Dengan sedekah, kita berusaha membersihkan harta kita, dan dengan begitu insya Allah menjadi berkah.

Kisah nyata yang dialami oleh seseorang yang saya kenal, ketika beliau melihat dompet, uang beliau tinggal 12 ribu lagi, dan entah mungkin karena takdir-Nya, sesaat setelah melihat dompetnya yang tipis itu, di depannya ada seorang pengemis, lalu beliau dengan yakin akan ada penggantinya, serta merta memberikan seluruh uang yang ia miliki. Pasrah, hanya satu kata yang beliau genggam. Tak lama kemudian sebuah sms datang dari saudara beliau yang memberitahukan sudah menransfer uang untuk beliau. Alhamdulillah.

Namun, melihat kondisi umat Muslim terutama di Indonesia saat ini, mungkin karena lupa, memilih bersifat konsumtif, dan lupa menyisihkan sebagian hartanya.

Maka tak heran ketika Ust. Ruhul Amri dalam Mabit BFU UKM BAQI bertanya, “Siapa tokoh Nasional yang sering masuk Masjid?” jawaban BJ.Habibie, Soekarno, dll, langsung beliau salahkan, dan dengan santai beliau menjawab, “Kapiten Pattimura,” sambil mengeluarkan uang seribuan.

Memang seperti itulah kenyataannya, sedekah kita baru sampai di Kapiten Pattimura dan Pangeran Antasari saja. Kapan Sultan Mahmud Badaruddin? Kapan Gusti Ngurah Rai? Kapan Soekarno-Hatta? wAllahu ‘Alam bisshawaab.



Kamis, 06 Oktober 2011

Belajar dari Jepang : Menolak Pujian

Orang Indonesia narsis.

Mungkin itu yang dipikirkan oleh orang-orang Jepang setelah lama bergaul dengan orang-orang Indonesia. Saya simpulkan mereka berfikir seperti itu, ketika pada suatu hari, saat Hatori Sensei, salah satu native speaker di tempat saya berkuliah, serta merta memuji kami di kelas karena memberi saran tentang penempatan infocus yang tepat (cuma gitu doang..haa).

"Atama ga ii ne (pinter ya)," puji beliau.

Lalu salah seorang di antara kami nyeletuk, "Arigatou"
Bagi orang Indonesia mungkin membalas pujian dengan ucapan terima kasih adalah hal yang biasa dan wajar dilakukan. Namun tidak bagi orang Jepang.

"Nihonjin dattara, 'arigato' tte iwanain desu yo (kalau orang Jepang, tidak akan mengucapkan terima kasih, lho),"

Kami langsung tertawa malu, memang di Indonesia ucapan terima kasih adalah hal yang wajar, tapi ternyata bagi orang Jepang, ini sangat aneh.

Lalu apa yang harus kita ucapkan ketika kita dipuji oleh orang Jepang?
"Iie, sore hodo demo (tidak, tidak seperti itu),"

Memang,pribadi orang Jepang cenderung tertutup, dan rendah diri seperti saya (ehm,,)
tapi dalam Islam bukankah umat Muslim diajarkan untuk selalu bertawadhu?
mungkin inilah salah satu cara untuk menunjukkan kerendahan diri kita : menolak pujian sesegera mungkin.
wAllahu 'alam bis shawaab.

Senin, 30 Mei 2011

毒(どく)へびに咬(か)まれたら、何(なに)をすべきか?



1) 
できるだけ早はやいうちに、咬かまれた傷口きずぐちをせっけんと水みずで洗あらう。


2)
救急医療きゅうきゅういりょうセットせっとに吸引用具きゅういんようぐが入はいっている場合ばあいは説明書せつめいしょにそって毒どくを吸すい出だす。ただし、毒どくをだしやすくするためと、傷口きずぐちを切きったりしてはいけない。


3)
傷口周辺きずぐちしゅうへんを固定こていし、心臓しんぞうよりも低ひくい位置いちにもっていく。そうすることで毒どくのまわりが遅おそくなる)


4)
早急さっきゅうに医療機関いりょうきかんに運はこび、処置しょちを受うけさせる。 もし、30分以内ぷんいないに医師いしの治療ちりょうを受うけられない場合ばあい、傷口きずぐちから5~10cmほど上うえをしばる。ただし、静脈じょうみゃくや動脈どうみゃくの血流けつりゅうを妨さまたげるほどきつくはしばらない。必かならず指ゆび1本ほんが入はいるくらいにゆるめにしばること。

Minggu, 01 Mei 2011

Synopshis JMovies : Neko Ramen Taisho (2008)


Film ini adalah adaptasi live-action dari komik empat-panel dan seri anime tentang mantan model model makanan kucing bernama Taisho yang melarikan diri dari ayahnya karena muak menjadi model. 
Setelah berpisah dengan ayahnya, berbagai pekerjaan ia coba, seperti susi chef (akhirnya dipecat karena terus-terusan makan pesanan XD ), sebagai supir taksi (berakhir histeris saat ia kemudian melihat tikus di tengah jalan), dan ketika ia putus asa, ia mencoba menabrakkan diri, namun tidak berhasil (mengingat kucing punya 9 nyawa), lalu saat ia mencoba terjun dari jembatan, seorang pembuat ramen dengan lembut menghentikannya, seterusnya mengajari ia membuat ramen. 

Jumat, 15 April 2011

My Class : A-kaachann~


My class is A class, also called as akaachan. Akaachann?? yeah, it's mean a baby. Though we all almost twenty, but our life as people just begin now. From the look, yea, we are an adult, but from our 'meaningful' life, we just a baby.
There is 32 people in akaachan class. And we also have our home production -- akaachan.entertaiment. From this homeproduction, we success product a movie (thank's for bungaku's task ^^), the cabaret show, and coming soon a nasheed group~!

akaachan.entertainment logo

akaachan.entertainment wallpaper

Sabtu, 09 April 2011

My JION's Camshoot (2nd April)

Bismillah,,

JI*N is JION fest (Japanese-Indonesia Alcuturation Festival). Held by the student of Japanese Education program, Indonesia Education University. It's held once a year. U can imagine it like school festival in most of manga. Food, drink, games, drama perform, band, lampion, this all so awesome!! each class must make a stand, and my class make a drink, food stand. We served es serut (like kakigori, but wasn't >_<), es cingcau, and other menu. Cz i bring handycam that i was borrowed before, the most i do is take a photo!!

 JION's day, nice sky, nice weather (but it was really, really HOT!)

hwoaa...nice stand~(other class stand), felt like in Japan~ :3
the King who was serving kakigori ^^

文学のタスク : Bungaku, only 3days Film Project!! Part 1 eng.ver

Bismillah,,
okay, now i try to post my blog in english. Though my english is bad, i hope minna can enjoy it. Those about 2weeks ago, when i didn't come to bungaku class (i'm terribly sorry Rena Sensei). I heard that we'll make a group for some Japanese's literature appreciation's tasks. Okay, from the start, i think i'll appreciate it on make a film. On that day, i sent message to my friend, hey, how about the task? and my friend take a long time replied it, yeah, the good news is...we are in the same group!but ... we must perform in early april! (6th april). FYI, my group is the first group that must perform. My group literature's title is : Claudius's Diary, the story about Claudius who killed her brother c'z him married with someone who was loved by Claudius. Only 2weeks? make a film? and the worst : i'm the elder. Let we see, a movie?

1week passed. 
We didn't make any progress yet. I try to lobby the sensei, but sensei said, "try it,". However i tried it, i can't. Thanks for JI*N for broke our concentraition. My group's friend give a full concentration to perform drama in JI*N. On that time, i must do something, i think. So, i begin to write the script (just one day, no, 1hours). But, this Claudius's story is really boring, and i didn't read it all. The story most like Hamlet. And, i can said this is totally borinng.

Kamis, 20 Januari 2011

Review Situs : Origami Club - おりがみくらぶ, belajar origami sederhana dengan mudah~


Siapa yang gak senang dengan origami, dari mulai anak kecil sampai kakek-kakek (ngarang) suka dengan origami. Termasuk saya.
Pada mulanya, saya sangat tertarik pada origami saat membaca Detective Conan, entah episode ke berapa, yang ada origami bangaunya (ada yang tahu), ditambah saat saya menonton salah satu episode TV Champion di MNC tentang kontes origami, saya makin tertarik saja. Iseng-iseng saya cari di google, dan berhubung PC saya installannya udah bahasa Jepang, jadi saat saya ketikkan 'origami', saya langsung menemukan situs ini, dan wow! 2 thumbs up!!